SANTORINI
Why we love
Sensasi surgawi alam Santorini yang merupakan bagian dari kepulauan Yunani ini telah mengantarkannya menjadi daya tarik utama bagi para honeymooners dari berbagai belahan dunia. Semarak dengan pantai-pantainya yang multiwarna, akomodasinya yang setara bintang lima, berbagai hidangan khas Yunani yang merangsang saliva, Desa Fira yang dipenuhi toko-toko kecil untuk memuaskan nafsu belanja Anda, gang-gang kecil yang bertahtakan bebatuan bulat khas Mediterania, dan pemandangan matahari terbenam di caldera yang mempesona.
Sesaat setelah menginjakkan kaki di Santorini, cobalah menapaki pantai Perissa di tenggara atau Kamari di pulau utama Thira yang menggoda Anda dengan legamnya hamparan pasir hitam yang eksotis. Lalu beranjaklah ke pulau Thirassia dan naiki tangga purbakala yang menuju Manolas, kota sejarah dengan pesona mistis. Dari sana, nikmati pemandangan caldera, kawah terbuka berupa kolam dengan warna cemerlang biru kehijauan yang kaya akan sentuhan romantis. Akhiri dengan berendam berdua di pemandian sumber mata air panas yang berjajar mengelilingi gunung vulkanis.
Setelah puas menikmati hamparan pasir hitam legam, saatnya Anda beralih ke Red Beach yang menawarkan pasir vulkanik kemerahan dengan kilau yang temaram. Pantai Merah ini ideal bagi Anda yang ingin memadu kasih. Tidak seramai Kamari, Red Beach menawarkan privasi sebagai nilai lebih.
Bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan matahari terbenam terbaik di Santorini, turuni 300 anak tangga dari kota utara Oia ke pelabuhan mungil teluk Amoudi. Dikelilingi oleh tebing-tebing curam, area memancing ini menawarkan sejumlah kedai minum kecil yang juga menyajikan sejumlah pilihan tangkapan segar hari ini. Nikmati wine dan baklava sambil menyaksikan matahari terbenam di salah satu restoran, hanya berjarak beberapa langkah dari deburan air yang menggema. Saksikan langsung ikan-ikan segar hasil tangkapan dipersiapkan di depan mata untuk sensasi kuliner yang dapat Anda nikmati berdua.
Jelajahi jalan utama Ancient Athira yang akan membawa Anda melewati pemandian-pemandian Roma, rumah-rumah yang terbuat dari kepingan batu tua, dan bahkan Agora, pasar tempat terjadinya transaksi pada zaman purbakala. Nikmati pemandangan spektakuler Terrace of the Festivals, tempat upacara untuk menghormati Dewa Yunani Apollo, anak laki-laki Zeus yang disebut juga Dewa Cahaya.

Mengunjungi Museum of Prehistoric Thira adalah cara terbaik untuk mengeksplorasi reruntuhan kota tua Santorini. Museum mungil yang terletak di jantung kota Thira ini menyimpan lukisan-lukisan dinding dan berbagai harta karun arkeologi berusia ribuan tahun yang ditemukan dalam penggalian Ancient Akrotiri dan situs-situs penggalian lainnya di sekitar wilayah kepulauan Aegean. Memberikan wawasan baru mengenai kehidupan awal manusia di kepulauan Yunani, museum ini ideal bagi Anda yang memiliki ketertarikan akan sejarah peradaban asli.
Mengapresiasi keindahan Santorini tidak akan lengkap tanpa segelas anggur untuk Anda cicipi. Sempatkan untuk mengunjungi Boutari Winery. Dikenal dengan ciri khas kubah putihnya yang elegan, Boutari Winery telah memproduksi wine paling populer di Yunani sejak tahun1989. Anda dapat mengikuti tur mengelilingi wilayah winery yang terletak di antara Thira dan Akrotiri, sebuah kota kecil bernama Megalochori, termasuk menyaksikan sendiri proses pembuatan anggur dan mencicipi hasilnya di akhir tur.
When to go
Waktu terbaik mengunjungi Santorini adalah pada musim gugur ketika cuaca hangat dan tidak terlalu ramai. Jika Anda ingin berkunjung di musim panas, jangan lupa untuk melakukan reservasi jauh hari sebelumnya.



